BeritaNU.net
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Internasional
  • Daerah
  • Poitik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Budaya
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Sains
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Internasional
  • Daerah
  • Poitik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Budaya
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Sains
No Result
View All Result
BeritaNU.net
No Result
View All Result
Home Berita

Mewaspadai Politik Adu Domba NU VS PKB

Oleh: Muhammad Rofi`i Mukhlis

Admin Redaktur by Admin Redaktur
September 18, 2023
in Berita
0
Mewaspadai Politik Adu Domba NU VS PKB
0
SHARES
90
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Muhammad Rofi`i Mukhlis
Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN)

Pasca Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) Ke-34 di Lampung yang diselenggarakan dari tanggal 22 s.d 23 Desember 2021 yang mengusung tema “Satu Abad NU: Kemandirian dalam Berkhidmat untuk Peradaban Dunia” nampaknya PBNU, di bawah kepemimpnan KH Yahya Cholil Staquf, benar-benar melaksanakan tema muktamar tersebut. NU mandiri, berdiri sendiri dan melepaskan diri dari kepentingan partai politik. NU menjaga jarak dengan partai politik, termasuk dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang lahir dari rahimnya sendiri. PKB tidak lagi menjadi anak kandung yang selama kepemimpinan PBNU sebelumnya menempel dan dimanja oleh NU. PKB oleh PBNU dilepas dari dekapan untuk mandiri dalam bertarung dengan partai-partai politik lainnya dalam merebut suara Nahdlyiyyin.

Sikap PBNU ini tentu mengecewakan si anak kandung, PKB. Tapi suka tidak suka, jika membaca AD/ART NU hasil Keputusan Muktamar ke-34 NU di Lampung di BAB IV mengenai Tujuan dan Usaha, sikap PBNU tersebut sudah on the track. Bunyi dari bab tersebut sebagai berikut: BAB IV TUJUAN DAN USAHA Pasal 8 (1) Nahdlatul Ulama adalah perkumpulan/jam’iyah diniyyah islamiyyah ijtima’iyyah (perkumpulan sosial keagamaan Islam) untuk menciptakan kemaslahatan masyarakat, kemajuan bangsa, dan ketinggian harkat dan martabat manusia. (2) Tujuan Nahdlatul Ulama adalah berlakunya ajaran Islam yang menganut faham Ahlus Sunnah wal Jama’ah untuk terwujudnya tatanan masyarakat yang berkeadilan demi kemaslahatan, kesejahteraan umat dan demi terciptanya rahmat bagi semesta.

Karenanya, dengan membaca pasal 8 dengan dua ayatnya dari AD/ART NU tersebut, semua sepakat bahwa NU adalah entitas perkumpulan sosial keagamaan Islam yang berbeda dengan anak kandungnya, PKB, yang merupakan entitas partai politik. Jika sebelum Muktamar NU ke-34 di Lampung PKB difasilitasi oleh PBNU untuk dapat meraih suara Nahdliyyin karena memang masih dalam masanya untuk difasilitasi walau memang ada kerugian tersendiri bagi NU dan mengecewakan Nahdliyyin lainnya yang berada di partai-partai lain karena menganggap PBNU tidak menjalankan fungsinya dan menyalahi eksistensinya sebagai organisasi masyarakat yang seharunya tidak ikut campur dalam urusan politik, ikut berpolitik praktis, melalui dan atau bersama PKB.

Walau harus juga diakui, dan ini menjadi PR tersendiri bagi PBNU, ada beberapa kali para petinggi PBNU melakukan blunder dengan tindakan-tindakan yang sangat terasa mau memisahkan Nahdliyyin di berbagai jenjang struktur NU dari PKB, dengan kata lain PBNU terkesan membenci PKB, namun di saat bersamaan malah bermesraaan dengan partai-partai politik lainnya dan ini tentu sangat mengecewakan PKB dan juga sebagian Nahdliyyin, namun jangan sampai terjadi permusuhan dan menciptakan konflik terbuka yang tentu merugikan NU dan PKB sendiri. Ibaratnya, seperti yang disampaikan oleh KH Rakhmad Zailani Kiki di Podcast PadasukaTV, bagaimanapun PKB adalah anak kandung, dan NU adalah ibunya PKB. Anak kandung yang baik, yang sholeh, jika ribut dengan ibunya harus tetap berpegang kepada adab. Sejelek-jeleknya ibu kandung, tetaplah ibu kandung yang harus dihormati. Dan sehebat-hebatnya PKB, sedewasa-dewasanya PKB, tetaplah anak yang tetap menjadi adab dalam berkomunikasi terhadap ibunya. Sebagai anak kandung, tentunya PKB yang harus mendatangi PBNU untuk menghilangkan kekecewaan dan mencairkan suasana.

Akhir kalam, yang saat ini perlu disadari oleh PKB adalah adanya oknum yang seakan cinta PKB malah dengan propaganda politiknya mengadudomba; menjauhkan NU dari PKB yang dapat menghancurkan perolehan suara PKB di pemilu tahun 2024. Waspadalah! *

Tags: Mewaspadai Politik Adu Domba NU VS PKB
Admin Redaktur

Admin Redaktur

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengenal Novel Semesta Perempuan Karya Neneng Syahidah Murtadho 

Mengenal Novel Semesta Perempuan Karya Neneng Syahidah Murtadho 

January 9, 2024
PCNU Jaktim Bantah Rekomendasikan RMI NU Bubarkan Rabithah Alawiyah

PCNU Jaktim Bantah Rekomendasikan RMI NU Bubarkan Rabithah Alawiyah

August 28, 2023
Yth: Sahabatku Prof. Muzakki (Sekretaris PWNU Jawa Timur) yang Baik

Yth: Sahabatku Prof. Muzakki (Sekretaris PWNU Jawa Timur) yang Baik

October 13, 2021
Ruwahan Akbar Kampung Cipulir 2024: Kolaborasi Ulama, Umaro,  Ormas Islam dan Ormas Lainnya Se- Kelurahan Cipulir

Ruwahan Akbar Kampung Cipulir 2024: Kolaborasi Ulama, Umaro, Ormas Islam dan Ormas Lainnya Se- Kelurahan Cipulir

March 10, 2024
M. Rofi`i Mukhlis:  Hina Gus Dur,  Mustofa Nahrawardaya Harus Ditangkap Kembali!

M. Rofi`i Mukhlis: Hina Gus Dur, Mustofa Nahrawardaya Harus Ditangkap Kembali!

0
Kemandirian Dana Muktamar NU

Kemandirian Dana Muktamar NU

0

Dari NU DKI Jakarta dan Gus Nadir untuk Muktamar NU 3B (Berkualitas, Bermanfaat dan Bermartabat)

0
Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi di Ponpes Miftahul Ulum, Jaksel

Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi di Ponpes Miftahul Ulum, Jaksel

0
Trik Mempersiapkan Tes Toefl yang Efektif dan Lengkap

Trik Mempersiapkan Tes Toefl yang Efektif dan Lengkap

January 26, 2026
Catatan Leader Nahdliyyin United:  Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

Awali Tahun 2026, Nahdilyyin United Pelopori Kampanye Anti Money Politic di Muktamar NU Nanti

January 2, 2026
Catatan Leader Nahdliyyin United:  Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

Catatan Leader Nahdliyyin United: Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

December 27, 2025
Ucapan Selamat Cak Rofi, Leader Nahdliyyin United, untuk Bacapres Ganjar Pranowo dan Bacawapres Mahfud MD!

Nahdliyyin United Adakan Polling Tampung Aspirasi Nahdliyyin Sikapi Konflik PBNU

December 24, 2025

Recent News

Trik Mempersiapkan Tes Toefl yang Efektif dan Lengkap

Trik Mempersiapkan Tes Toefl yang Efektif dan Lengkap

January 26, 2026
Catatan Leader Nahdliyyin United:  Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

Awali Tahun 2026, Nahdilyyin United Pelopori Kampanye Anti Money Politic di Muktamar NU Nanti

January 2, 2026
Catatan Leader Nahdliyyin United:  Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

Catatan Leader Nahdliyyin United: Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

December 27, 2025
Ucapan Selamat Cak Rofi, Leader Nahdliyyin United, untuk Bacapres Ganjar Pranowo dan Bacawapres Mahfud MD!

Nahdliyyin United Adakan Polling Tampung Aspirasi Nahdliyyin Sikapi Konflik PBNU

December 24, 2025

Recent News

Trik Mempersiapkan Tes Toefl yang Efektif dan Lengkap

Trik Mempersiapkan Tes Toefl yang Efektif dan Lengkap

January 26, 2026
BeritaNU.net

Web Traffic

  • 2
  • 5
  • 41
  • 709
  • 30,757
  • 15,199
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 BeritaNU - Supprot by Jasa Web SEO

No Result
View All Result

© 2026 BeritaNU - Supprot by Jasa Web SEO