BeritaNU.net
Advertisement
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Internasional
  • Daerah
  • Poitik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Budaya
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Sains
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Artikel
  • Internasional
  • Daerah
  • Poitik
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Budaya
  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Sains
No Result
View All Result
BeritaNU.net
No Result
View All Result
Home Berita

Lengkap, Aksi Cepat Tanggap Menurut Syuriyah PWNU DKI Jakarta

Jakarta - BeritaNU.NET

Admin Redaktur by Admin Redaktur
July 8, 2022
in Berita, Donasi
0
Begini Fatwa Halal Ganja Medis Menurut Syuriyah PWNU Jakarta
0
SHARES
743
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – BeritaNU.NET | Kasus yang baru mencuat kepermukaan yaitu Lembaga pengumpul dana aksi cepat tanggap (ACT) tengah jadi perbincangan hangat karna disinyalir menyelewengkan dana umat.

KH. Jamaludin Hasyim selaku Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta berkomentar terkait masalah ACT pada saat diwawancarai oleh BeritaNU.NET Jakarta pada Selasa (5/7/2022).

Pada penjelasannya, kiai jamal merasa masyarakat sangat kaget atas kejadian pengumpulan dana hibah aksi cepat tanggap (ACT) yang bermasalah.

“Masyarakat yang terkejut mendengar pengakuan mantan pendiri lembaga tersebut yang menyebut gajinya mencapai 250 juta rupiah, sebuah angka yang tidak pernah terbayang sama sekali oleh mereka yang menyumbang dana hasil peras keringatnya. Donasi yang dikumpulkan dari anak-anak sekolah, pegawai bergaji rendah, dan kelas menengah yang kemanusiaannya tergerak membaca iklan lembaga tersebut yang katanya untuk bangun ini, bikin itu, menolong pengungsi, bantuan untuk Palestina dan sebagainya,”

Kiai jamal melanjutkan penjelasan diatas dengan bercerita tentang kasus sama yang terjadi sebelumnya.

“Beberapa tahun lalu heboh bantuan berlogo lembaga ini ditemukan di markas pemberontak Suriah, alih-alih disampaikan ke pengungsi yang sebenarnya ditujukan aksi terorisme, pusat pelaporan dan analisis transaksi Keuangan (PPATK) sudah melaporkan temuan transfer dana ini ke lembaga negara, namun sampai kini tidak jelas penindakannya”.

“Tokoh yang disebut bertanggung jawab dalam penyaluran donasi ke pemberontak (teroris) sampai kini masih bebas kemana-mana, adakah kasus ini sengaja dijadikan sandera oleh pemerintah untuk yang bersangkutan? “, ungkapnya dalam sesi yang sama.

Kiai jamal menghimbau untuk belajar dari kasus lembaga donasi kemanusiaan yang justru mencari keuntungan pribadi.

“Semua harus belajar dari kasus lembaga donasi kemanusiaan yang memanjakan pengurusnya dengan gaji dan fasilitas fantastis, memang sejak lama tidak mendengar bagaimana laporan pertanggungjawaban keuangan mereka.”

Lebih jauh soal itu, kiai jamal menganjurkan untuk pemerintah membuat regulasi penyaluran dan pelaporannya, bukan hanya mengatur wewenang pengumpulan donasi agar tidak terjadi kesalahan yang sama.

“Regulasi pemerintah jangan hanya fokus pada wewenang pengumpulannya saja, sedangkan penyaluran dan pelaporan donasi tidak terlalu diatur.

“Jadilah orang-orang pintar ini mengumpulkan dana umat yang hanya gencar mengumpulkan hingga menembus ratusan milyar rupiah setahunnya tapi mereka memberi diri mereka sendiri standar gaji dan fasilitas mewah yang menyamai perusahaan besar bahkan BUMN,” kritik Kiai Jamal.

“Tidak adanya audit yang transparan dan pelaporannya kepada publik bisa membuat peluang penyimpangan karena ada godaan yang begitu besar melihat besarnya dana yang ada, istilahnya orang baik kalau selalu dekat godaan lama-lama berubah juga, gagasan mulia pendirian lembaga kemudian dikhianati dengan mencari keuntungan yang besar dari perjuangan itu,” tegasnya dalam kritik yang sama.

Sedangkan dalam hal ideologis paparan kiai jamal untuk menyatukan individu maka harus dibentuk kepada suatu paham keberpihakan terhadap penerimaan dana umat.

“Bicara adanya latar ideologis yang menyatukan individu-individu dalam lembaga itu yang sangat erat ialah  bagaimana memperlakukan dana umat yang dikumpulkan, diantara bentuknya adalah keberpihakan kepada suatu paham, ideologi atau garis politik tertentu,” pungkasnya.

Selanjutnya kiai jamal merasa belum pernah melihat laporan terbuka lembaga-lembaga sejenis kepada publik, khususnya bukan pada berapa mereka meraup donasi, tapi lebih kepada bagaimana penyalurannya.

“Saya pribadi mungkin salah karena belum pernah melihat laporan terbuka lembaga-lembaga pengumpulan dana umat kepada publik, khususnya bukan pada beberapa dari mereka yang meraup donasi, tapi lebih kepada bagaimana penyalurannya”.

“Dana operasional sebagai kebutuhan lembaga tidak lantas mengikuti persentase dana yang ada, lalu dibagi untuk fasilitas pengelolanya”.

“Dana operasional untuk promosi, penggalangan, distribusi, dan honor petugas sejauh mungkin harus memenuhi asas kepantasan, disamping efisiensi dan tepat guna.”

“Jika mengacu pada besaran persentase, harusnya bagian yang besar itu digunakan untuk melengkapi sarana pendukung, meningkatkan kualitas petugas, membangun infrastruktur layanan yang modern, dan sebagainya yang saya yakin publik akan menyetujuinya,” kata kiai jamal

Pada penutupan wawancara beliau menambahkan rasa syukurnya dan berpesan: “Ala kulli hal, kita bersyukur dibalik masalah ini Allah membuka mata kita dengan fakta yang sebenarnya, dan agar kita makin hati-hati dalam berdonasi tanpa mengurangi kepedulian kita kepada sesama,” Tutupnya.

Kontributor: Wiwi musaadah

Editor: Haekal Attar

Tags: ACTDonasiPWNU Jakarta
Admin Redaktur

Admin Redaktur

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengenal Novel Semesta Perempuan Karya Neneng Syahidah Murtadho 

Mengenal Novel Semesta Perempuan Karya Neneng Syahidah Murtadho 

January 9, 2024
PCNU Jaktim Bantah Rekomendasikan RMI NU Bubarkan Rabithah Alawiyah

PCNU Jaktim Bantah Rekomendasikan RMI NU Bubarkan Rabithah Alawiyah

August 28, 2023
Ruwahan Akbar Kampung Cipulir 2024: Kolaborasi Ulama, Umaro,  Ormas Islam dan Ormas Lainnya Se- Kelurahan Cipulir

Ruwahan Akbar Kampung Cipulir 2024: Kolaborasi Ulama, Umaro, Ormas Islam dan Ormas Lainnya Se- Kelurahan Cipulir

March 10, 2024
Yth: Sahabatku Prof. Muzakki (Sekretaris PWNU Jawa Timur) yang Baik

Yth: Sahabatku Prof. Muzakki (Sekretaris PWNU Jawa Timur) yang Baik

October 13, 2021
M. Rofi`i Mukhlis:  Hina Gus Dur,  Mustofa Nahrawardaya Harus Ditangkap Kembali!

M. Rofi`i Mukhlis: Hina Gus Dur, Mustofa Nahrawardaya Harus Ditangkap Kembali!

0
Kemandirian Dana Muktamar NU

Kemandirian Dana Muktamar NU

0

Dari NU DKI Jakarta dan Gus Nadir untuk Muktamar NU 3B (Berkualitas, Bermanfaat dan Bermartabat)

0
Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi di Ponpes Miftahul Ulum, Jaksel

Polda Metro Jaya Gelar Vaksinasi di Ponpes Miftahul Ulum, Jaksel

0
Dinding Rembes dan Lembap? Ini Penyebab dan Solusinya

Dinding Rembes dan Lembap? Ini Penyebab dan Solusinya

March 6, 2026
Trik Mempersiapkan Tes Toefl yang Efektif dan Lengkap

Trik Mempersiapkan Tes Toefl yang Efektif dan Lengkap

January 26, 2026
Catatan Leader Nahdliyyin United:  Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

Awali Tahun 2026, Nahdilyyin United Pelopori Kampanye Anti Money Politic di Muktamar NU Nanti

January 2, 2026
Catatan Leader Nahdliyyin United:  Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

Catatan Leader Nahdliyyin United: Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

December 27, 2025

Recent News

Dinding Rembes dan Lembap? Ini Penyebab dan Solusinya

Dinding Rembes dan Lembap? Ini Penyebab dan Solusinya

March 6, 2026
Trik Mempersiapkan Tes Toefl yang Efektif dan Lengkap

Trik Mempersiapkan Tes Toefl yang Efektif dan Lengkap

January 26, 2026
Catatan Leader Nahdliyyin United:  Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

Awali Tahun 2026, Nahdilyyin United Pelopori Kampanye Anti Money Politic di Muktamar NU Nanti

January 2, 2026
Catatan Leader Nahdliyyin United:  Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

Catatan Leader Nahdliyyin United: Hasil Islah Pontren Lirboyo itu PBNU Status Quo, Anulir PJ Ketum!

December 27, 2025

Recent News

Dinding Rembes dan Lembap? Ini Penyebab dan Solusinya

Dinding Rembes dan Lembap? Ini Penyebab dan Solusinya

March 6, 2026
BeritaNU.net

Web Traffic

  • 2
  • 7
  • 38
  • 183
  • 30,940
  • 15,378
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 BeritaNU - Supprot by Jasa Web SEO

No Result
View All Result

© 2026 BeritaNU - Supprot by Jasa Web SEO